Resiko Ketika Membeli Rumah Lelang Bank

Resiko Ketika Membeli Rumah Lelang Bank

Membeli rumah lelang bank adalah salah satu cara untuk mendapatkan hunian berharga murah, bahkan kadang jauh di bawah harga pasaran. Biasanya, rumah yang dilelang oleh bank ini merupakan rumah yang disita dari para nasabah yang KPR-nya macet di jalan. BTN mempunyai beberapa koleksi rumah lelang yang bisa Anda cari tahu informasinya. Namun membeli rumah lelang oleh bank selalu membawa resiko. Anda harus bersiap dengan:

1. Administrasi rumit

Lantaran semua dokumen tentang rumah tersebut masih dipegang oleh pihak bank, proses administrasi yang harus Anda jalani termasuk cukup rumit. Apalagi Anda harus membayar bank untuk ini.

2. Sertifikat bermasalah

Banyak ditemukan kasus di mana rumah yang dilelang sertifikatnya masih bersifat global, sehingga butuh waktu yang lama sampai sertifikat rumah benar-benar jadi milik Anda.

3. Transaksi langsung ke empunya rumah melanggar hukum

Adakalanya mungkin Anda merasa tidak mau repot dalam berurusan dengan bank, sehingga memilih untuk langsung menghubungi pemilik rumah yang lama secara langsung untuk proses transaksinya. Ini sebenarnya melanggar hukum.

Selain resiko di atas, Anda juga harus memeriksa kondisi dari rumah lelang bank tersebut. Kadang ternyata fasilitas rumah belum lengkap, atau dulu di rumah tersebut pernah terjadi peristiwa yang tidak menyenangkan. Namun hal ini bukan berarti Anda dilarang untuk membeli rumah lelangan ini, tetapi hanya supaya Anda lebih hati-hati. Pelajari segala prosedur lelang dengan baik, dan pastikan dokumen-dokumen rumah lengkap dan tanpa masalah.

Share