• Home »
  • Tips »
  • Syarat pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pada Bank
Syarat pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pada Bank

Syarat pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pada Bank

Dengan berbagai alasan, saat ini tingginya kebutuhan untuk kepemilikan rumah bukan lagi isapan jempol belaka. Kepemilikan rumah bukan lagi hanya untuk tempat tinggal saja, namun juga sebagai lahan bisnis bagi para penggiat sektor ini. Memanfaatkan promo launching perumahan baru, uang pribadi, ataupun KPR (kredit pemilikan rumah) semua dilakukan untuk bisa mendapatkan kepemilikan rumah lebih banyak lagi. Apabila dilihat dari berbagai sudut memanfaatkan KPR memang banyak keuntungan yang akan didapat apabila membeli rumah. Setelah ini adalah pembahasan mengenai syarat pengajuan kredit.

Syarat pengajuan kredit pemilikan rumah yang umum:

  1. Berkewarganegaraan indonesia atau WNI dan berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Calon nasabah yang akan melakukan peminjaman berumur minimal 21 tahun dan kredit berakhir maksimal 50an tahun (untuk pegawai) dan 60 tahuun (untuk wiraswasta dan profesional).
  3. Punya pengahasilan tetap dan pekerjaan dengan masa kerja minimal 1 atau 2 tahun sudah bekerja ditempat kerja.
  4. Dokumen yang harus disiapkan, antara lain :
  • Aplikasi peminjaman diisi dengan lengkap dan benar.
  • Foto copy ktp bagi pemohon yaitu suami istri.
  • Foto copy surat pernikahan dan perceraian bagi yang telat bercerai dengan suami/istrinya.
  • Foto copy kartu keluarga.
  • Foto copy rekening untuk transaksi 3 bulan terakhir.
  • Foto copy npwp milik sendiri (apabila belum punya bisa segera dibuat).
  • Apabila anda seorang pegawai yang bekerja pada sebuah instansi anda harus mempersiapkan slip gaji terakhir yang asli atau bisa juga dengan surat keterangan penghasilan, namun apabila anda seorang profesional ataupun wiraswasta anda menyertakan foto copy neraca laba rugi atau biasa disebut informasi keuangan akhir.
  • Anda yang berprofesi sebagai wiraswasta juga menyertakan foto copy akte pendirian perusahaan dan ijin-ijin yang ada pada usaha, sedangkan untuk profesional, disertakan ijin praktik profesinya.
  • Kemudian disertakan foto copy dokumen kepemilikan agunan.

Itu tadi adalah beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pinjaman uang untuk kredit pemilikan rumah, namun untuk lebih jelasnya, silakan langsung ke bank yang bersangkutan, misal bank BTN.

Tips dan Kiat Agar KPR Cepat Disetujui Bank

Memiliki sebuah tempat tinggal adalah impian bagi setiap orang terutama untuk yang baru melangsungkan pernikahan. Kini di zaman yang serba modern di mana sistem dan perangkat digital sudah semakin memudahkan setiap orang dalam berbagai macam urusan, kemudahan pun diberikan bagi anda dan semua orang yang menginginkan sebuah hunian dengan cara yang cepat yakni melalui pembelian rumah KPR atau kredit pemilikan rumah. Cara pengajuannya cukup mudah hanya menyediakan uang DP sebesar 30 % dari harga rumah anda dapat langsung menghuninya, tapi sebelumya penuhilah beberapa persyaratan yang diminta oleh pihak bank seperti salah satunya memberikan beberapa dokumen kepada pihak tersebut. Bagi yang ingin kreditnya dapat cepat disetujui, berikut akan saya jelaskan beberapa tips bermanfaatnya untuk anda:

1 . Melengkapi Dokumen Persyaratan

Pihak bank akan menetapkan beberapa persyaratan yang harus ditaati oleh setiap pemohon. Salah satu persyaratan utama yang akan diminta oleh pihak tersebut adalah dokumen yang erat berhubungan dengan performa finansial atau keuangan pemohon. Langkah yang harus anda lakukan disini adalah mempersiapkan dokumen lengkap dan asli. Salah satu persyaratan penting lainnya adalah pihak bank akan melihat catatan rekening yang anda miliki, sebagai tips dan rekomendasi bagi yang tidak menerima gaji via transferan maka cobalah untuk menabung terlebih dahulu gaji anda agar mempermudah pihak bersangkutan.

2 . Perbaiki Performa Finansial

Sebelum pengajuan KPR pastikanlah terlebih dahulu kalau anda tidak memiliki masalah dengan urusan lain yang bersifat finansial seperti kredit, black list dari pihak bank lain, kemudian lakukanlah pelunasan terhadap hutang yang anda miliki pada pihak lain agar mempermudah pengajuannya. Hal ini untuk menghindari ditolaknya permohonan pengajuan yang telah anda masukan pada pihak bersangkutan.

3 . Menghitung Kemampuan Membayar

Setiap bank saat ini mengeluarkan kebijakan yang sama yakni setiap pemohon harus menyediakan uang sebesar 30 % dari harga rumah dan dana tersebut tidak dapat ditanggung terlebih dahulu oleh pihak yan bersangkutan. Jadi jika harga rumah yang akan anda beli senilai 200 juta berarti down payment yang harus disediakan adalah 60 juta. Jika masih belum memilikinya lebih baik tahan dulu dan menanbung sampai dana tersebut terkumpul.

Share